Pastry Crunch Haviera Foodies Perluas Jangkauan Pasar Berkat linkumkm by BRI
Jumat, 18 September 2026 | 14:18 WIB

LINK UMKM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berkembang melalui penguatan kapasitas usaha dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Salah satu kisah datang dari Haviera Foodies, usaha kuliner asal Kota Malang yang menghadirkan inovasi pastry melalui produk Pastry Crunch dan kini berhasil memperluas jangkauan pasar ke berbagai wilayah di Indonesia.
Haviera Foodies menghadirkan Pastry Crunch sebagai inovasi pastry berukuran kecil yang renyah dan praktis dinikmati di tengah aktivitas sehari-hari. Produk ini menawarkan pengalaman menikmati pastry yang lebih ringkas tanpa mengurangi kualitas rasa, dengan daya simpan panjang tanpa bahan pengawet.
Varian seperti Pesto Cheese, Pizza, Apel, hingga Cokelat menjadi beberapa rasa yang banyak diminati konsumen. Produk Haviera Foodies kini dipasarkan melalui berbagai kanal penjualan, mulai dari gerai offline, website, reseller, marketplace, media sosial, hingga business-to-business (B2B) dan lainnya. Jangkauan pasarnya terus berkembang di wilayah Jawa, Bali, NTB, Kalimantan, dan Sulawesi, serta mulai menjangkau pasar ekspor.
Founder Haviera Foodies Hirmas F. Hanum menuturkan bahwa Haviera Foodies terus melakukan pengembangan produk seiring perubahan kebutuhan pasar. Berawal dari bisnis kuliner berbasis digital pada masa pandemi, Haviera Foodies kemudian mengembangkan Pastry Crunch sebagai inovasi camilan pastry yang lebih praktis dan relevan dengan gaya hidup saat ini.
“Saat ini, Haviera Foodies tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkomitmen memberikan dampak sosial dengan melibatkan ibu-ibu di sekitar rumah produksi dalam proses pembuatan produk. Hal ini menjadi bagian dari nilai yang kami bangun, bahwa bisnis tidak hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang kebermanfaatan,” ujarnya.
Dalam pengembangan usaha, Haviera Foodies memanfaatkan ekosistem pemberdayaan BRI melalui linkumkm by BRI, BRIncubator, dan Rumah BUMN. Pelatihan dan pendampingan yang diperoleh membantu Haviera Foodies memperkuat strategi branding, pemasaran digital, hingga pengembangan bisnis. Haviera Foodies juga memanfaatkan layanan BRI seperti BRImo, QRIS, mesin EDC, dan rekening tabungan untuk mendukung operasional usaha dan transaksi penjualan melalui berbagai kanal digital.
Hirmas menambahkan bahwa pendampingan melalui linkumkm by BRI memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha, terutama dalam memperluas wawasan bisnis dan memperkuat strategi pemasaran yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
“Sejauh ini, linkumkm by BRI memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam pengembangan usaha Haviera Foodies, terutama dalam hal peningkatan kapasitas sebagai pelaku usaha. Salah satu pengalaman yang paling terasa adalah saat mengikuti program pelatihan dan pendampingan yang disediakan, khususnya di bidang digital marketing dan pengembangan bisnis. Materi yang diberikan sangat aplikatif, mulai dari bagaimana membangun branding yang kuat, membuat konten yang menarik, hingga memahami strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Selain itu, fitur dan ekosistem di linkumkm by BRI juga membantu kami dalam memperluas wawasan dan jejaring,” ungkapnya.
Hingga Juni 2026, linkumkm by BRItelah dimanfaatkan oleh 17,30 juta UMKM sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha secara daring, mulai dari penguatan kompetensi hingga perluasan akses pasar. linkumkm by BRI menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, Coaching Clinic, dan layanan lainnya salah satunya registrasi NIB, serta didukung lebih dari 880 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa pengembangan usaha seperti Haviera Foodies menunjukkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan perubahan gaya hidup dan kebutuhan pasar.
“Haviera Foodies menunjukkan bagaimana pelaku UMKM dapat melihat perubahan kebutuhan konsumen dan menerjemahkannya menjadi produk yang relevan dengan pasar. Inovasi pastry dalam bentuk camilan praktis menjadi contoh bagaimana diferensiasi produk dapat membuka peluang perluasan pasar. Melalui linkumkm by BRI, BRI menghadirkan dukungan pembelajaran dan pemberdayaan agar pengusaha UMKM dapat terus beradaptasi dan memperkuat daya saing usahanya,” pungkasnya.





